Apa yang kamu rasakan
ketika divonis tidak akan mempunyai umur yang panjang? Apa yang akan kamu
lakukan bila hidup kamu di dunia ini dapat dihitung oleh jari? Apa yang bisa
kamu berikan kepada orang lain ketika hidup kamu saja bergantung dengan obat? Ya... itulah yang aku rasakan sekarang. Dunia ku
seakan gelap. Seakan tak ada cahaya sedikitpun di dalamnya. Ini yang membuatku
tak menyukai bahkan membenci seorang dokter dan rumah sakit. Seakan hidup ku
sangat bergantung dengan semua yang ada disana. Bahkan aku memiliki
batasan-batasan hidup yang tak seperti orang banyak. Seakan-akan salah sedikit
saja dapat merenggut nyawaku. Apa yang kamu rasakan bila menjadi aku kawan? Harus
menahan rasa sakit di hadapan semua orang agar mereka tak mengasihani aku. Aku sangat
malu bila di perlakukan orang lain layaknya orang yang akan mati esok.
Aku sadar akan
penyakitku, akan kelemahanku. Namun jujur aku masih ingin terus melakukan
aktifitas layaknya orang sehat. Terkadang aku berpura-pura melupakan apa yang
di derita oleh tubuhku meski aku harus menahan rasa sakitnya sendiri. Apa yang
bisa aku lakukan untuk orang lain bila hidup ku saja selalu memiliki batasan? Aku
ingin melihat senyum orang-orang yang menyayangiku lebih lama lagi Tuhan. Aku ingin
terus mejadi alasan mereka tersenyum dan tertawa Tuhan.
Andai aku bisa hidup
lebih lama lagi... mungkin sekarang aku dapat berada di tengah-tengah keluarga
ku saat ini, tertawa dan melakukan hal gila bersama teman-temanku, merasakan
menjadi seorang istri dan ibu di hangatnya keluarga kecilku. Andai Engkau
memberiku waktu lebih lama lagi... mungkin aku tak akan membuat orang-orang
yang menyayangiku mengeluarkan airmata. Dan andai aku dapat kembali... aku akan
menghapus airmata orang-orang yang ku buat menangis. Maafkan aku harus pergi
terlebih dahulu dari kalian semua... maafkan aku yang tak mampu berbuat apa-apa
ketika malaikat maut menginginkan nyawaku. Maafkan... dan terimakasih telah
membuat ku menjadi orang yang berguna di sisa umurku ketika aku dapat membuat
kalian semua tersenyum bahkan tertawa... andai aku dapat bertahan di dunia
kalian lebih lama lagi....
Dari yang ingin hidup
lebih lama lagi...


0 komentar:
Posting Komentar