Kenapa orang yang mulai hubungan selalu bilang mereka cocok dan merasa nyaman sama seseorang itu tapi pada akhirnya mereka selalu berpisah dengan alasan mereka sudah tidak cocok dan tidak merasa nyaman lagi.
Apa 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu hanya bersifat sementara? Atau sebenarnya 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu tak pernah ada?
Pendapat seseorang ' ada beberapa kemungkinan yaitu mereka ngga bisa saling setia, mereka belum mengenal pribadi pasangan mereka yang sebenarnya atau mereka belum bisa menerima kekurangan pasangan mereka'. Kalau memang seperti itu kenapa diawal mereka harus berkata 'cocok'? Seharusnya mereka sudah siap dengan semua resiko itu. Mereka harus bisa saling setia, saling mengenal pribadi pasangan mereka atau menerima segala kekurangan pasangan mereka.
Apa mereka bilang 'udah ngga cocok' hanya untuk menutupi rasa bosen dan semua perasaan mereka yang sebenarnya? Apa cinta itu harus selamanya cocok? Kemana arti 'perbedaan' dan saling 'melengkapi' jika 'cinta itu harus cocok'? Bagaimana bisa saling melengkapi kalau sudah banyak kecocokan diantara mereka?
'Namanya juga dimabuk cinta, belum keliatan belangnya. Mereka dulu bisa bilang cocok diawal karena mereka duluin nafsu ingin saling memiliki dan rasa penasaran. Ketika merasa bosan dan sudah tidak penasaran lagi atau mungkin malah penasaran sama yang lain karena mereka tidak berusaha buat setia'
Hmm jadi 'kecocokan' itu hanya alasan untuk memenuhi nafsu dan rasa penasaran mereka?
Lantas apa yang kalian rasakan kepada pasangan kalian? Apa 'kecocokan' diantara kalian memang benar-benar 'cocok' atau hanya 'kecocokan' sementara?
Dan 'kenyamanan'...
Apa sih arti 'kenyamanan' yang sebenarnya? Kenapa kalau udah tidak nyaman kita memutuskan untuk saling berpisah? Layaknya barang yang sudah rusak lalu dibuang begitu saja tanpa perduli bahwa dulu barang itu banyak kegunaannya.
Kenapa banyak pasangan yang tidak bisa mempertahankan 'kenyamanan' itu? Siapa yang salah? Apa yang salah? Aneh bukan manusia itu? Tak pernah puas...


0 komentar:
Posting Komentar