Kangen!
Ntah mengapa sekarang kata ini begitu terasa menyiksa...
Kata ini seakan kehilangan makna atau bahkan justru semakin banyak makna didalamannya...
Ntah apa yang membuat perasaan ini selalu hadir seketika...
Andai melupakan semudah kata ini hadir...
Andai tak pernah ada kata kangen...
Apa kamu tau aku saat ini sangat merindukan sosok kehadiranmu?
Apa kamu sadar betapa berharganya kehadiranmu disisiku?
Kamu tak akan pernah tau dan tak akan pernah sadar karena kamu memang tak pernah ingin tau dan tak pernah ingin sadar.
Memang benar aku merindukanmu namun bukan berarti aku ingin bertemu denganmu.
Bertemu denganmu bagaikan racun. Bukan menghilangkan rasa ini tapi justru membuat rasa ini terus melekat.
Memang benar aku masih menyayangimu namun bukan berarti aku ingin kembali padamu.
Kembali padamu hanya akan mengulang luka yang sama, luka yang seakan-akan tak pernah bisa hilang.
Andai aku bisa kembali padamu tanpa harus mengulang segala rasa sakit itu.
Andai aku mampu berjalan terus tanpa harus sedikit pun menengok kembali kebelakang.
Namun apa daya rasa ini selalu hadir tanpa aku atau pun kamu yang mengudangnya...
Welcome
Tulisan ini ada bukan karena aku tapi karena kalian. Ini bukan kisah tentang aku tapi kisah tentang kalian. Aku menulis ini bukan untuk aku tapi untuk kalian. Ini bukan hanya tentang perasaan aku tapi tentang perasaan kalian....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sabtu, 12 April 2014
Kangen!
Kangen!
Ntah mengapa sekarang kata ini begitu terasa menyiksa...
Kata ini seakan kehilangan makna atau bahkan justru semakin banyak makna didalamannya...
Ntah apa yang membuat perasaan ini selalu hadir seketika...
Andai melupakan semudah kata ini hadir...
Andai tak pernah ada kata kangen...
Apa kamu tau aku saat ini sangat merindukan sosok kehadiranmu?
Apa kamu sadar betapa berharganya kehadiranmu disisiku?
Kamu tak akan pernah tau dan tak akan pernah sadar karena kamu memang tak pernah ingin tau dan tak pernah ingin sadar.
Memang benar aku merindukanmu namun bukan berarti aku ingin bertemu denganmu.
Bertemu denganmu bagaikan racun. Bukan menghilangkan rasa ini tapi justru membuat rasa ini terus melekat.
Memang benar aku masih menyayangimu namun bukan berarti aku ingin kembali padamu.
Kembali padamu hanya akan mengulang luka yang sama, luka yang seakan-akan tak pernah bisa hilang.
Andai aku bisa kembali padamu tanpa harus mengulang segala rasa sakit itu.
Andai aku mampu berjalan terus tanpa harus sedikit pun menengok kembali kebelakang.
Namun apa daya rasa ini selalu hadir tanpa aku atau pun kamu yang mengudangnya...
Ntah mengapa sekarang kata ini begitu terasa menyiksa...
Kata ini seakan kehilangan makna atau bahkan justru semakin banyak makna didalamannya...
Ntah apa yang membuat perasaan ini selalu hadir seketika...
Andai melupakan semudah kata ini hadir...
Andai tak pernah ada kata kangen...
Apa kamu tau aku saat ini sangat merindukan sosok kehadiranmu?
Apa kamu sadar betapa berharganya kehadiranmu disisiku?
Kamu tak akan pernah tau dan tak akan pernah sadar karena kamu memang tak pernah ingin tau dan tak pernah ingin sadar.
Memang benar aku merindukanmu namun bukan berarti aku ingin bertemu denganmu.
Bertemu denganmu bagaikan racun. Bukan menghilangkan rasa ini tapi justru membuat rasa ini terus melekat.
Memang benar aku masih menyayangimu namun bukan berarti aku ingin kembali padamu.
Kembali padamu hanya akan mengulang luka yang sama, luka yang seakan-akan tak pernah bisa hilang.
Andai aku bisa kembali padamu tanpa harus mengulang segala rasa sakit itu.
Andai aku mampu berjalan terus tanpa harus sedikit pun menengok kembali kebelakang.
Namun apa daya rasa ini selalu hadir tanpa aku atau pun kamu yang mengudangnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar