Setelah perpisahan itu apa semua masih sama saat pertama kali kita berjumpa?
Setelah perpisahan itu apa rasa itu masih ada sama saat pertama kali kita jatuh cinta?
Setelah perpisahan itu apa apa kamu masih sama saat pertama kali aku mengenalmu?
Aku rasa semua itu sudah berubah... Bukan aku yang ingin merubahnya... Bukan aku yang mengharapakan perubahan itu diantara kita...
Andai aku boleh memilih aku ingin semuanya tetap sama seperti awal walau aku tau itu tak mungkin...
Jujur aku merindukan semuanya... Aku merindukan kamu... Kamu yang perhatian, kamu yang care, kamu yang asik, dan kamu yang selalu ada untukku... Bukan kamu yang sekarang! Kamu yang menjauh yang terasa ada jarak diantara kita. Aku sadar semua telah berubah namun apa salah aku memimpikan itu semua?
Aku tak butuh dia atau mereka aku hanya butuh kamu yang dulu. Bukan aku tak bisa menerima apa adanya kamu yang sekarang aku hanya merindukan semuanya...
Maafkan aku bila aku banyak menuntut... Mulai sekarang aku akan mencoba menerima kamu yang sekarang kamu yang 'baru'.
Aku tak akan egois untuk meminta kamu menjadi kamu yang dulu walau itu harapan ku.
Aku akan menerima kamu apa adanya tanpa banyak menutut hanya karena aku menyayangimu.
Aku tak mengharapakn kamu mau membalas perasaanku aku hanya ingin kamu tahu bahwa perasaan aku masih sama saat pertama kali berjumpa tak ada sedikit pun yang berubah dari perasaanku kepadamu.
Maafkan aku karena kau terlalu menyayangimu...
Maafkan atas rasa ini yang telah ada untukmu...
Walau aku sudah melawannya namun aku tak mampu...
Aku merindukan semua tentang kita yang dulu...
Aku selalu memberi kesempatan seolah-olah semuanya baik baik saja untuk apa? karena harapan kecil dihatiku tentang kita yang dulu tak pernah padam selalu mencoba agar suatu saat nanti datang keajaiban dan membuat semuanya kembali seperti dulu.
Tak perlu kamu ingatkan, aku tahu, aku sadar, itu hanya khayalan.
Tak perlu kamu jelaskan kehidupan yang sempurna itu hanya ada didongeng.
Tapi apa aku salah berusaha mewujudkan mimpi itu?
Apa aku salah bila aku berdoa agar khayalan itu menjadi nyata?
Mungkin aku bukan lagi yang terpenting lagi untukmu.
Mungkin aku bukan lagi yang kamu sayangi.
Mungkin aku bukan siapa-siapa lagi dihatimu.
Dan mungkin aku bukan yang kamu harapakan dan kamu inginkan.
Berpura-puralah kamu mencintai aku hingga akhirnya kamu lupa bahwa kamu sedang berpura-pura...
Welcome
Tulisan ini ada bukan karena aku tapi karena kalian. Ini bukan kisah tentang aku tapi kisah tentang kalian. Aku menulis ini bukan untuk aku tapi untuk kalian. Ini bukan hanya tentang perasaan aku tapi tentang perasaan kalian....
Jumat, 11 April 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jumat, 11 April 2014
Setelah itu
Setelah perpisahan itu apa semua masih sama saat pertama kali kita berjumpa?
Setelah perpisahan itu apa rasa itu masih ada sama saat pertama kali kita jatuh cinta?
Setelah perpisahan itu apa apa kamu masih sama saat pertama kali aku mengenalmu?
Aku rasa semua itu sudah berubah... Bukan aku yang ingin merubahnya... Bukan aku yang mengharapakan perubahan itu diantara kita...
Andai aku boleh memilih aku ingin semuanya tetap sama seperti awal walau aku tau itu tak mungkin...
Jujur aku merindukan semuanya... Aku merindukan kamu... Kamu yang perhatian, kamu yang care, kamu yang asik, dan kamu yang selalu ada untukku... Bukan kamu yang sekarang! Kamu yang menjauh yang terasa ada jarak diantara kita. Aku sadar semua telah berubah namun apa salah aku memimpikan itu semua?
Aku tak butuh dia atau mereka aku hanya butuh kamu yang dulu. Bukan aku tak bisa menerima apa adanya kamu yang sekarang aku hanya merindukan semuanya...
Maafkan aku bila aku banyak menuntut... Mulai sekarang aku akan mencoba menerima kamu yang sekarang kamu yang 'baru'.
Aku tak akan egois untuk meminta kamu menjadi kamu yang dulu walau itu harapan ku.
Aku akan menerima kamu apa adanya tanpa banyak menutut hanya karena aku menyayangimu.
Aku tak mengharapakn kamu mau membalas perasaanku aku hanya ingin kamu tahu bahwa perasaan aku masih sama saat pertama kali berjumpa tak ada sedikit pun yang berubah dari perasaanku kepadamu.
Maafkan aku karena kau terlalu menyayangimu...
Maafkan atas rasa ini yang telah ada untukmu...
Walau aku sudah melawannya namun aku tak mampu...
Aku merindukan semua tentang kita yang dulu...
Aku selalu memberi kesempatan seolah-olah semuanya baik baik saja untuk apa? karena harapan kecil dihatiku tentang kita yang dulu tak pernah padam selalu mencoba agar suatu saat nanti datang keajaiban dan membuat semuanya kembali seperti dulu.
Tak perlu kamu ingatkan, aku tahu, aku sadar, itu hanya khayalan.
Tak perlu kamu jelaskan kehidupan yang sempurna itu hanya ada didongeng.
Tapi apa aku salah berusaha mewujudkan mimpi itu?
Apa aku salah bila aku berdoa agar khayalan itu menjadi nyata?
Mungkin aku bukan lagi yang terpenting lagi untukmu.
Mungkin aku bukan lagi yang kamu sayangi.
Mungkin aku bukan siapa-siapa lagi dihatimu.
Dan mungkin aku bukan yang kamu harapakan dan kamu inginkan.
Berpura-puralah kamu mencintai aku hingga akhirnya kamu lupa bahwa kamu sedang berpura-pura...
Setelah perpisahan itu apa rasa itu masih ada sama saat pertama kali kita jatuh cinta?
Setelah perpisahan itu apa apa kamu masih sama saat pertama kali aku mengenalmu?
Aku rasa semua itu sudah berubah... Bukan aku yang ingin merubahnya... Bukan aku yang mengharapakan perubahan itu diantara kita...
Andai aku boleh memilih aku ingin semuanya tetap sama seperti awal walau aku tau itu tak mungkin...
Jujur aku merindukan semuanya... Aku merindukan kamu... Kamu yang perhatian, kamu yang care, kamu yang asik, dan kamu yang selalu ada untukku... Bukan kamu yang sekarang! Kamu yang menjauh yang terasa ada jarak diantara kita. Aku sadar semua telah berubah namun apa salah aku memimpikan itu semua?
Aku tak butuh dia atau mereka aku hanya butuh kamu yang dulu. Bukan aku tak bisa menerima apa adanya kamu yang sekarang aku hanya merindukan semuanya...
Maafkan aku bila aku banyak menuntut... Mulai sekarang aku akan mencoba menerima kamu yang sekarang kamu yang 'baru'.
Aku tak akan egois untuk meminta kamu menjadi kamu yang dulu walau itu harapan ku.
Aku akan menerima kamu apa adanya tanpa banyak menutut hanya karena aku menyayangimu.
Aku tak mengharapakn kamu mau membalas perasaanku aku hanya ingin kamu tahu bahwa perasaan aku masih sama saat pertama kali berjumpa tak ada sedikit pun yang berubah dari perasaanku kepadamu.
Maafkan aku karena kau terlalu menyayangimu...
Maafkan atas rasa ini yang telah ada untukmu...
Walau aku sudah melawannya namun aku tak mampu...
Aku merindukan semua tentang kita yang dulu...
Aku selalu memberi kesempatan seolah-olah semuanya baik baik saja untuk apa? karena harapan kecil dihatiku tentang kita yang dulu tak pernah padam selalu mencoba agar suatu saat nanti datang keajaiban dan membuat semuanya kembali seperti dulu.
Tak perlu kamu ingatkan, aku tahu, aku sadar, itu hanya khayalan.
Tak perlu kamu jelaskan kehidupan yang sempurna itu hanya ada didongeng.
Tapi apa aku salah berusaha mewujudkan mimpi itu?
Apa aku salah bila aku berdoa agar khayalan itu menjadi nyata?
Mungkin aku bukan lagi yang terpenting lagi untukmu.
Mungkin aku bukan lagi yang kamu sayangi.
Mungkin aku bukan siapa-siapa lagi dihatimu.
Dan mungkin aku bukan yang kamu harapakan dan kamu inginkan.
Berpura-puralah kamu mencintai aku hingga akhirnya kamu lupa bahwa kamu sedang berpura-pura...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar