Welcome

Tulisan ini ada bukan karena aku tapi karena kalian. Ini bukan kisah tentang aku tapi kisah tentang kalian. Aku menulis ini bukan untuk aku tapi untuk kalian. Ini bukan hanya tentang perasaan aku tapi tentang perasaan kalian....


Rabu, 02 April 2014

For Boys!

Diposting oleh Unknown di 19.59
Wanita itu ibarat sebuah rumah. Dia tempat kamu mendapatkan kehangatan. Dia tempat kamu mengistirahatkan hati dan pikiran. Dia tempat kamu berteduh dari hujan dan panas. Dia tempat kamu menghabiskan waktu. Dia saksi kamu ketika kamu senang atau sedih.

Ketika bukan kepada kedua orang tua kamu mengadu, kamu mencari siapa? Pasti mencari wanitamu. Ketika teman-temanmu menjauhkan kamu, kamu minta temenin siapa? Pasti ditemenin wanitamu. Ketika kamu banyak masalah telinga siapa yang  kamu pake? Pasti telinga wanitamu. Ketika kamu sedang marah siapa yang menjadi pelampiasan amarah kamu? Pasti wanitamu. Ketika kamu merasa sendiri siapa yang kamu hubungi? Temanmu? Orangtuamu? Pasti wanitamu. Walau kadang dia yang mencari kamu tapi kamu sibuk dengan hal yang lain,  walau kadang ketika dia minta kamu temenin kamu tapi kamu lebih milih nemenin temen kamu, walau kadang telinga kamu ngga selalu ada disaat dia perlu untuk didengarkan, walau kadang dia sedang cape kamu tetap ngomelin dia. Sadar ngga sih kalo kehadiran wanita itu berharga banget? Bukan wanita yang tak bisa hidup tanpa pria. Tapi pria yang tak bisa hidup tanpa wanita. Karena pria sudah biasa menggantung hidupnya kepada wanita. Tapi kenapa banyak pria yang mensia-siakan wanita?

Inget kamu bisa mendekati banyak wanita tapi cuma satu wanita yang bener2 kamu butuhkan. Seperti apa yang kamu butuhkan? Dia yang selalu cari ketika kamu dalam kesulitan. Dia yang kamu cari untuk siap menyediakan telinga, mulut, mata bahkan hatinya untukmu walau banyak wanita lain disisimu. Dia yang selalu siap menjadi satpammu, ibumu, temanmu, psikiatermu, bahkan musuhmu. Masih tegakah kamu membuat airmatanya jatuh setelah apa yang dia berikan untukmu? Tidak merasa sakitkah kamu melihat seseorang yang selalu ada untukmu merasakan sakit? Masih bisakah kamu melirik wanita lain disaat dia selalu menutup matanya dari pria pria yang mungkin jauh lebih baik dari kamu? Sadarkah kamu perjuangannya untuk agar selalu ada untuk kamu? Terkadang dia harus menahan kesal ketika melihat ulahmu. Dia harus menyelesaikan masalah sendiri karena tak ingin menambah beban masalah kamu. Dia harus menahan cape disaat kamu jadikan dia pelampiasaan amarahmu. Dia harus menahan airmatanya agar selalu terlihat tegar dihadapan kamu. Mengapa dia menahan semuanya? Karena bagi dia percuma membagi itu jika itu hanya akan merepotkan kamu. Jika itu hanya bisa membuat kamu melontarkan kata “lebay”. Jika itu hanya semua keluhan untuk kamu. Dan karena percuma membagi jika kamu tak pernah mau mengerti apa yang dia rasakan.

Silahkan hatimu berkelana karena dia tahu dimana dia akan menetap. Karena dia tahu kemana dia harus kembali. Karena dia tahu siapa yang selalu ada disaat dia butuhkan. Karena dia tahu apa dia cari. Karena dia tahu kapan waktunya yang tepat. Karena dia tahu mengapa harus dia.
Anggap saja dia sedang dalam perjalanan. Dan diperjalanan itu banyak cobaan ada macet, lampu merah, polisi, ban bocor, bensin habis, kendaraan mogok, bahkan kadang ada yang tersasar. Hingga akhirnya dia sadari bahwa kamu ada tujuan terakhirnya.

Walau terkadang dia bawel nan cerewet seperti ibumu itu karena mereka sama sama wanita. Seharusnya kamu merasa beruntung bisa mendapatkan dia yang sama seperti ibumu, itu tandanya kasih sayang dia sama ibumu sama besarnya. Rasa sayang dia ke kamu sama seperti rasa sayang seorang ibu kepada anaknya. Tak sadar lagi kah kamu? Iya pasti. Karena yang kamu liat hanya sisi jelek dia, kamu tak pernah ingin tahu apa sisi baik dari wanitamu. Kamu hanya bisa menilai sebelah mata. Wanita yang seharusnya kamu pandang dan kamu jaga justru kamu acuhkan dan kamu abaikan. Dan kamu lebih memilih wanita lain yang belum tentu sama dengan wanitamu.

0 komentar:

Posting Komentar

Rabu, 02 April 2014

For Boys!

Diposting oleh Unknown di 19.59
Wanita itu ibarat sebuah rumah. Dia tempat kamu mendapatkan kehangatan. Dia tempat kamu mengistirahatkan hati dan pikiran. Dia tempat kamu berteduh dari hujan dan panas. Dia tempat kamu menghabiskan waktu. Dia saksi kamu ketika kamu senang atau sedih.

Ketika bukan kepada kedua orang tua kamu mengadu, kamu mencari siapa? Pasti mencari wanitamu. Ketika teman-temanmu menjauhkan kamu, kamu minta temenin siapa? Pasti ditemenin wanitamu. Ketika kamu banyak masalah telinga siapa yang  kamu pake? Pasti telinga wanitamu. Ketika kamu sedang marah siapa yang menjadi pelampiasan amarah kamu? Pasti wanitamu. Ketika kamu merasa sendiri siapa yang kamu hubungi? Temanmu? Orangtuamu? Pasti wanitamu. Walau kadang dia yang mencari kamu tapi kamu sibuk dengan hal yang lain,  walau kadang ketika dia minta kamu temenin kamu tapi kamu lebih milih nemenin temen kamu, walau kadang telinga kamu ngga selalu ada disaat dia perlu untuk didengarkan, walau kadang dia sedang cape kamu tetap ngomelin dia. Sadar ngga sih kalo kehadiran wanita itu berharga banget? Bukan wanita yang tak bisa hidup tanpa pria. Tapi pria yang tak bisa hidup tanpa wanita. Karena pria sudah biasa menggantung hidupnya kepada wanita. Tapi kenapa banyak pria yang mensia-siakan wanita?

Inget kamu bisa mendekati banyak wanita tapi cuma satu wanita yang bener2 kamu butuhkan. Seperti apa yang kamu butuhkan? Dia yang selalu cari ketika kamu dalam kesulitan. Dia yang kamu cari untuk siap menyediakan telinga, mulut, mata bahkan hatinya untukmu walau banyak wanita lain disisimu. Dia yang selalu siap menjadi satpammu, ibumu, temanmu, psikiatermu, bahkan musuhmu. Masih tegakah kamu membuat airmatanya jatuh setelah apa yang dia berikan untukmu? Tidak merasa sakitkah kamu melihat seseorang yang selalu ada untukmu merasakan sakit? Masih bisakah kamu melirik wanita lain disaat dia selalu menutup matanya dari pria pria yang mungkin jauh lebih baik dari kamu? Sadarkah kamu perjuangannya untuk agar selalu ada untuk kamu? Terkadang dia harus menahan kesal ketika melihat ulahmu. Dia harus menyelesaikan masalah sendiri karena tak ingin menambah beban masalah kamu. Dia harus menahan cape disaat kamu jadikan dia pelampiasaan amarahmu. Dia harus menahan airmatanya agar selalu terlihat tegar dihadapan kamu. Mengapa dia menahan semuanya? Karena bagi dia percuma membagi itu jika itu hanya akan merepotkan kamu. Jika itu hanya bisa membuat kamu melontarkan kata “lebay”. Jika itu hanya semua keluhan untuk kamu. Dan karena percuma membagi jika kamu tak pernah mau mengerti apa yang dia rasakan.

Silahkan hatimu berkelana karena dia tahu dimana dia akan menetap. Karena dia tahu kemana dia harus kembali. Karena dia tahu siapa yang selalu ada disaat dia butuhkan. Karena dia tahu apa dia cari. Karena dia tahu kapan waktunya yang tepat. Karena dia tahu mengapa harus dia.
Anggap saja dia sedang dalam perjalanan. Dan diperjalanan itu banyak cobaan ada macet, lampu merah, polisi, ban bocor, bensin habis, kendaraan mogok, bahkan kadang ada yang tersasar. Hingga akhirnya dia sadari bahwa kamu ada tujuan terakhirnya.

Walau terkadang dia bawel nan cerewet seperti ibumu itu karena mereka sama sama wanita. Seharusnya kamu merasa beruntung bisa mendapatkan dia yang sama seperti ibumu, itu tandanya kasih sayang dia sama ibumu sama besarnya. Rasa sayang dia ke kamu sama seperti rasa sayang seorang ibu kepada anaknya. Tak sadar lagi kah kamu? Iya pasti. Karena yang kamu liat hanya sisi jelek dia, kamu tak pernah ingin tahu apa sisi baik dari wanitamu. Kamu hanya bisa menilai sebelah mata. Wanita yang seharusnya kamu pandang dan kamu jaga justru kamu acuhkan dan kamu abaikan. Dan kamu lebih memilih wanita lain yang belum tentu sama dengan wanitamu.

0 komentar on "For Boys!"

Posting Komentar

About

blogspot tutorial,blog,tips blogging

Blogroll

My Blog List

Blogger templates

Blogger news

 

My World Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review